Poltesa Bawa Temajuk Masuk 20 Besar dalam Program Pendamping Desa Wisata Terbaik Tahun 2020

Poltesa Bawa Temajuk Masuk 20 Besar dalam Program Pendamping Desa Wisata Terbaik Tahun 2020

  • Post author:

Poltesa.ac.id – Desa Temajuk merupakan salah satu Desa Wisata Binaan Politeknik Negeri Sambas (Poltesa), melalui program Pendampingan Desa Wisata Temajuk, Dosen Prodi Manajemen Bisnis Pariwisata Poltesa memberikan masukan, arahan, dan juga pembinaan kepada masyarakat, Pokdarwis, Pengelola Homestay, Pengelola Tour Guide lokal dan Pengelola Desa Wisata di Desa Temajuk, dengan tujuan edukasi dan upaya peningkatan ekonomi masyarakat Temajuk melalui industri Pariwisata dengan manajemen Hospitality untuk menarik minat wisatawan.

Berkat kerjasama yang baik antara masyarakat Temajuk dan Dosen Manajemen Bisnis Pariwisata (MBP) Poltesa, akhirnya Poltesa berhasil masuk 20 Besar Perguruan Tinggi Pendamping Desa Wisata Terbaik Tahun 2020, kegiatan Pendampingan Desa Wisata ini merupakan Program dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan. Program ini merupakan Program Nasional yang diikuti 109 Perguruan Tinggi di Indonesia, adapun rangkaian Kegiatan Pendampingan Desa Wisata ini dibagi kedalam II Regional. Regional I (Sumatera dan Jawa), dan Regional II (Kalimantan, Sulawesi, Bali, NTB, NTT, Maluku, dan Papua).

Seluruh Perguruan Tinggi yang mengikuti Program Pendamping Desa Wisata ini wajib mengirimkan Laporan hasil Pendampingan, setelah Laporan Pendampingan Desa Wisata dikirim ke Kemenparekraf, maka dilakukan seleksi. Dari seluruh dokumen Laporan tersebut, ditetapkanlah 20 Laporan Pendamping Desa Wisata Terbaik Tahun 2020, Poltesa masuk sebagai salah satu Pendamping Desa Terbaik, yaitu Pendamping Desa Wisata Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. Menurut Ketua Tim Pendamping Desa Wisata Temajuk, yang juga merupakan Dosen MBP Poltesa, Hikmah menjelaskan bahwa “kami telah melalui proses panjang dalam Program Pendampingan Desa Wisata Temajuk ini, Temajuk memiliki potensi wisata yang sangat baik, kami melihat Pantai dan Alam Temajuk yang sangat cocok dijadikan Desa Wisata, tinggal bagaimanana mengemas dan mempromosikan Potensi Desa Wisata yang ada di Temajuk”, jelasnya.

Lebih lanjut Hikmah mengungkapkan kebahagiannya setelah Poltesa dinyatakan lolos dan masuk 20 besar ” terus terang saya merasa sangat bangga mendengar ketika kami masuk 20 Besar sebagai Pendamping Desa Wisata Terbaik Tahun 2020, terlebih ini merupakan Program Nasional dari Kemenparekraf, kami sangat bangga, dan masyarakat Desa Temajuk juga sangat senang mendengar kabar ini”, jelasnya.

Setelah mengumumkan 20 Besar Pendamping Desa Wisata Terbaik Tahun 2020, maka Kemenparekraf menunjuk 2 orang Juri untuk melakukan Assesment Lapangan pada Desa Wisata tersebut. Poltesa mendapat jadwal kunjungan Assessment Lapangan pada Sabtu (14/11/2020) di Desa Temajuk. Kedatangan Juri dari disambut hangat oleh warga Desa Temajuk, acara penyambutan ini dihadiri oleh Kepala Desa, Kelompok Sadar Wisata Desa Temajuk, Pengelola Desa Wisata, Pengelola Homestay, Pengelola Tour and guide Lokal Tokoh Masyarakat Desa Temajuk, dan Masyarakat Desa Temajuk yang bersentuhan langsung dengan pariwisata Temajuk, masyarakat Temajuk menyambut tamu dengan mempersembahkan Tarian Ubur-Ubur (Tarian Penyambutan Tamu Istimewa) dan dilanjutkan dengan Makan Adat Sambas, Yaitu Makan Besaprah. Setelah itu, Juri dan para tamu diajak berkeliling melihat keindahan Wisata Desa Temajuk.

Direktur Poltesa, Mahyus berharap agar Desa Wisata Temajuk ini semakin dikenal dan diminati oleh wisatawan, oleh karena itu diperlukan Manajemen Pariwisata dan kerjasama yang baik dari berbagai pihak, “kami berharap Temajuk ini dapat semakin terkenal dan diminati wisatawan, baik itu wisatawan lokal maupun wisatawan internasional, maka untuk mencapai semua itu diperlukan sinergi dan kerjasama berbagai pihak, mulai dari Akademisi, Aktivis Lingkungan, Pokdarwis, Masyarakat, sampai kepada Pemerintah Daerah, maupun Pemerintah Pusat, potensi wisata yang dimiliki Temajuk layak untuk kita perjuangkan bersama”, tegasnya. Lebih lanjut Mahyus mengungkapkan bahwa Pendamping Desa Wisata ini merupakan Program Pengabdian Dosen Poltesa kepada masyarakat, selain mengajar, kami sebagai Dosen memiliki kewajiban untuk mengaplikasikan ilmu dan pengetahuan yang kami miliki untuk kemajuan masyarakat, namun saya sangat bangga atas capaian 20 Besar sebagai Pendamping Desa Wisata Terbaik Tahun 2020 ini, semoga Assesment Lapangan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, serta mendapat hasil yang diharapkan”, harapnya. (Humas Poltesa)