Poltesa.ac.id – Apa yang selama ini dianggap sebagai limbah, kini mulai dilirik sebagai sumber daya bernilai. Semangat inilah yang dibawa dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) “Penerapan Mesin Pencacah Biomassa Limbah Pertanian untuk Pengolahan Bahan Pakan Ternak” bersama Kelompok Tani Langgir Jaya, Desa Sungai Serabek.
Melalui penerapan teknologi tepat guna, limbah hasil pertanian yang sebelumnya, belum dimanfaatkan secara maksimal kini dapat diolah menjadi bahan yang lebih mudah digunakan sebagai bagian dari pengolahan pakan ternak.
Mesin pencacah biomassa yang diterapkan di Kelompok Tani Langgir Jaya diharapkan mampu membantu mempercepat dan meningkatkan efisiensi proses pengolahan limbah pertanian. Kehadiran teknologi ini juga membuka peluang pemanfaatan sumber daya lokal secara lebih produktif, sekaligus mendukung upaya mengurangi limbah pertanian yang selama ini belum termanfaatkan secara optimal.
Ketua Tim PKM, Iman Syahrizal, S.T., M.T., berharap masyarakat dapat memanfaatkan limbah pertanian secara optimal dengan pencacah biomasa. “Semoga mesin pencacah biomassa multifungsi yang diberikan melalui kegiatan PKM ini dapat mempermudah pekerjaan anggota kelompok tani dalam mengolah limbah pertanian menjadi bahan pakan ternak. Dengan adanya mesin ini, diharapkan proses pengolahan bahan pakan menjadi lebih efektif dan efisien serta dapat mendukung pemanfaatan limbah pertanian secara optimal.” harapnya.
Menurutnya, keberlanjutan menjadi salah satu aspek penting dalam kegiatan PKM. Karena itu, masyarakat tidak hanya diperkenalkan dengan mesin, tetapi juga diajak memahami pemanfaatan dan pengoperasiannya agar teknologi tersebut dapat terus dikembangkan sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Bagi masyarakat penerima manfaat, kehadiran mesin pencacah biomassa memberikan harapan baru dalam mengelola limbah pertanian.
Bapak Muhammad Ibrohim, Ketua Kelompok Tani Langgir Jaya, Desa Sungai Serabek, mengucapkan terimakasih kepada Poltesa. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Poltesa, khususnya tim pelaksana PKM, yang telah mempercayai Kelompok Tani Langger Jaya Desa Sungai Serabek sebagai mitra dalam kegiatan ini.
Bantuan mesin pencacah biomassa multifungsi ini memberikan banyak manfaat bagi kelompok tani, terutama dalam mempercepat proses pencacahan bahan pakan ternak. Selain itu, mesin ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah bonggol jagung menjadi bahan yang lebih halus sebagai campuran pakan ternak. Dengan adanya mesin ini, kami berharap waktu dan tenaga yang diperlukan dalam proses pengolahan pakan ternak dapat lebih dihemat, sehingga pekerjaan kelompok menjadi lebih efektif dan produktif”, ujarnya.
Ia berharap kerja sama dan pendampingan seperti ini dapat terus dilakukan sehingga masyarakat semakin mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas usaha pertanian dan peternakan.
Kegiatan PKM ini diketuai oleh Iman Syahrizal, S.T., M.T., dengan anggota Ir. Sunardi, M.M.A., Elandi, S.T., M.T., dan Satria, A.Md.
Kegiatan juga melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari proses pembelajaran sekaligus pengabdian kepada masyarakat, yaitu:
1. Arifuddin Rahmat Sitaya — Teknik Mesin Pertanian
2. Ajhie Saputra — Teknik Mesin Pertanian
3. Ilyas — D3 Teknik Mesin
Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman nyata di lapangan, sekaligus mempertemukan pengetahuan akademik dengan persoalan yang dihadapi masyarakat.
