You are currently viewing Hilirisasi Riset Poltesa, Alat Semprot Bertenaga Surya Dukung Produktivitas Petani Buah Naga di Jawai

Hilirisasi Riset Poltesa, Alat Semprot Bertenaga Surya Dukung Produktivitas Petani Buah Naga di Jawai

  • Post author:

Desa Sungai Nilam, Jawai — Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) terus mendorong hilirisasi hasil penelitian agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan serah terima alat semprot tanaman portabel bertenaga surya kepada Kelompok Tani Bahagia di Desa Sungai Nilam, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, Sabtu (13/12).

Alat semprot tersebut merupakan hasil penelitian dengan skema terapan inovasi yang dilakukan oleh Tim: Pande Putu Agus Santoso, S.Pd., M.Sc., bersama Iman Syahrizal, S.T., M.T. dan Iklas Sanubary, S.Si., M.Si. Penelitian ini berhasil memperoleh pendanaan dari Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Sambas, Tahun Anggaran 2025.

Kegiatan serah terima diawali dengan sambutan dari perwakilan tim peneliti. Iman Syahrizal, S.T., M.T., menegaskan bahwa penelitian dosen harus mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat. “Penelitian tidak boleh berhenti di laporan akademik saja. Melalui hilirisasi riset, hasil penelitian harus bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh petani,” ujarnya.

Momentum utama kegiatan ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima alat antara tim peneliti dan pihak Kelompok Tani Bahagia. Penandatanganan tersebut menjadi simbol resmi pemanfaatan hasil riset Poltesa oleh petani buah naga di Jawai.

Usai serah terima, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan penggunaan dan perawatan alat yang disampaikan langsung oleh Pande Putu Agus Santoso, S.Pd., M.Sc. Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan prinsip kerja alat, fungsi komponen, serta langkah perawatan agar alat dapat digunakan secara optimal dan berumur panjang.

Pande Putu Agus Santoso, S.Pd., M.Sc., menyampaikan bahwa alat yang diserahkan masih terbuka untuk pengembangan lebih lanjut. “Kami berharap alat ini benar-benar membantu meningkatkan efisiensi kerja petani. Jika ke depan ditemukan kendala atau kebutuhan baru, kami sangat terbuka untuk melakukan penyempurnaan,” katanya.

Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan uji coba langsung di kebun buah naga milik anggota kelompok tani. Para petani tampak antusias mencoba alat sekaligus berdiskusi langsung dengan tim peneliti terkait penerapannya di lapangan.

Ketua Kelompok Tani Bahagia, Uray Jawari, mengapresiasi inovasi yang dihadirkan oleh Politeknik Negeri Sambas. “Penyemprotan adalah kegiatan yang paling sering kami lakukan. Dengan adanya alat ini, pekerjaan menjadi lebih ringan dan diharapkan hasil panen juga semakin optimal,” ungkapnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung hingga siang hari dan berjalan lancar. Melalui kegiatan ini, Politeknik Negeri Sambas menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi vokasi yang tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga aktif mendorong hilirisasi riset untuk mendukung produktivitas dan kesejahteraan petani.

foto: @ynzaa___