You are currently viewing Kuliah Umum Teknik Mesin POLTESA Hadirkan Pakar Material Maju, Bahas Masa Depan Energi Terbarukan

Kuliah Umum Teknik Mesin POLTESA Hadirkan Pakar Material Maju, Bahas Masa Depan Energi Terbarukan

  • Post author:

Poltesa.ac.id – Dalam upaya memperluas wawasan akademik serta meningkatkan kapasitas mahasiswa menghadapi tantangan teknologi masa depan, Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) menyelenggarakan Kuliah Umum bertema “Inovasi Material Maju dalam Menjawab Tantangan Konversi Energi Terbarukan” yang berlangsung di Ruang Audio Visual Poltesa, 24 Juni 2026.

Kegiatan ini menghadirkan akademisi dan pakar material terkemuka, Prof. Dr. Ir. Maria Fransisca Soetanto, Dipl.Ing., M.T. dari Politeknik Negeri Bandung, sebagai narasumber utama. Kuliah umum diikuti oleh sekitar 100 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Poltesa yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Suasana kuliah umum berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan yang diajukan mahasiswa mengenai peluang riset material maju, pengembangan teknologi energi terbarukan, hingga prospek karier di bidang rekayasa material dan energi.

Ketua Jurusan Teknik Mesin Poltesa, Ari Rianto, S.T., M.T., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen jurusan dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi global serta kebutuhan dunia industri.
“Kuliah umum ini menjadi sarana yang sangat penting untuk memperluas wawasan mahasiswa dan dosen mengenai perkembangan ilmu pengetahuan terkini. Tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan global saat ini, khususnya terkait transisi energi dan pengembangan teknologi ramah lingkungan. Kami berharap kegiatan ini dapat memotivasi mahasiswa untuk lebih aktif dalam penelitian dan inovasi di bidang energi terbarukan serta material maju,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Jurusan Teknik Mesin Poltesa terus berupaya memperkuat budaya akademik melalui berbagai kegiatan ilmiah yang melibatkan praktisi, peneliti, dan akademisi dari berbagai institusi.
“Kami ingin menciptakan ekosistem pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada teori dan praktik di kelas, tetapi juga mampu menghubungkan mahasiswa dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sedang berkembang di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Salah satu peserta kuliah umum, Dewa, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari materi yang disampaikan narasumber.
“Kuliah umum ini sangat inspiratif dan membuka cara pandang kami tentang pentingnya material maju dalam pengembangan energi terbarukan. Selama ini kami lebih banyak mempelajari aspek mekanik dan sistem energi, tetapi melalui materi yang disampaikan Prof. Maria, kami jadi memahami bahwa inovasi material memiliki peran yang sangat besar dalam menentukan keberhasilan teknologi energi masa depan,” ungkapnya.

Menurut Dewa, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan gambaran nyata mengenai tantangan yang akan dihadapi oleh lulusan teknik mesin di masa mendatang.
“Saya menjadi semakin termotivasi untuk mendalami bidang energi terbarukan dan riset teknologi material. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan karena sangat membantu mahasiswa dalam memahami perkembangan teknologi yang sedang menjadi perhatian dunia,” tuturnya.

Melalui kuliah umum ini, Poltesa kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan vokasi yang unggul, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Selain memperkuat kompetensi akademik mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat riset, kreativitas, dan inovasi dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan.

Seiring dengan semakin meningkatnya kebutuhan akan energi bersih dan teknologi ramah lingkungan, inovasi material maju diyakini akan menjadi salah satu faktor kunci dalam mendukung transformasi energi dunia. Oleh karena itu, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu menghadirkan solusi inovatif bagi masa depan energi yang berkelanjutan.