You are currently viewing Partisipasi Poltesa Dalam GLOBE Forum 2026 Dukung Pengembangan Akademik

Partisipasi Poltesa Dalam GLOBE Forum 2026 Dukung Pengembangan Akademik

  • Post author:

Poltesa.ac.id – Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan pendidikan dan jejaring akademik internasional melalui partisipasinya dalam GLOBE Forum 2026. Kegiatan ilmiah bertajuk “Shaping the Future of English Language Education: Global Learning, Opportunities, and Bridges in English Education” ini diselenggarakan oleh Universitas Harapan Bangsa, Purwokerto, pada 9 April 2026.

Dalam forum tersebut, Poltesa tidak hanya berpartisipasi sebagai peserta akademik, tetapi juga memperoleh kehormatan melalui keterlibatan salah satu dosennya sebagai panel speaker. Kepercayaan ini menjadi pengakuan atas kontribusi dan kompetensi dosen Poltesa dalam bidang pendidikan bahasa Inggris serta pengembangan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan global.

Keikutsertaan dalam forum internasional ini memberikan kesempatan bagi sivitas akademika Poltesa untuk memperluas kolaborasi, berbagi hasil penelitian, serta mendiskusikan berbagai isu strategis terkait masa depan pendidikan bahasa Inggris. Melalui kegiatan tersebut, Poltesa semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi vokasi yang aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi pendidikan.

Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Sambas menyampaikan bahwa partisipasi dalam konferensi ilmiah internasional merupakan bagian dari upaya institusi untuk meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta dukungan pencapaian IKU Diktisaintek Berdampak terutama IKU 4 yatiu rekognisi internasional.  Kehadiran dosen Poltesa sebagai panel speaker juga diharapkan dapat menginspirasi dosen dan mahasiswa untuk terus menghasilkan karya akademik yang berdampak luas.

Selain itu, keterlibatan Poltesa dalam GLOBE Forum 2026 sejalan dengan langkah strategis institusi dalam memperluas akses pendidikan tinggi vokasi di wilayah perbatasan. Penguatan jejaring akademik dan pengembangan keilmuan bahasa Inggris yang dibahas dalam forum ini menjadi sangat relevan dengan rencana pembukaan Program Studi D4 (Sarjana Terapan) Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional. Program studi baru tersebut diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi bahasa Inggris profesional, komunikasi bisnis, serta kemampuan adaptif yang dibutuhkan dunia kerja nasional maupun internasional.